6 Faktor Penyebab Penyakit Diabetes Melitus Dari Pola Hidup Yang Kurang Sehat


 6 Faktor Penyebab Penyakit Diabetes Melitus Dari Pola Hidup Yang Kurang Sehat

Pengetahuan terhadap faktor penyebab penyakit diabetes melitus sangat diperlukan sebagai upaya pencegahan dalam menghindari terjangkitnya penyakit yang dijuluki “The Silent Killer” ini. Pada dasarnya hanya ada dua faktor utama penyebab penyakit diabetes melitus, yaitu :
  1. Faktor Turunan (genetik, riwayat kesehatan orang tua)
  2. Faktor Lingkungan (pola hidup, kebiasaan makan, aktivitas fisik, dll)
Pada artikel kali ini kita hanya akan membahas faktor yang kedua saja, yaitu Faktor Lingkungan. Karena hanya faktor ini lah yang bisa kita atur, kita perbaiki dan kita hindari. Dan faktor inilah yang menyebabkan 90% penderita penyakit diabetes melitus terjangkit penyakit diabetes melitus tipe 2. Tanpa meremehkan Faktor Genetik atau turunan yang sangat sulit untuk dihindari, tapi yang bisa dilakukan untuk seseorang agar bisa terhindar dari penyakit diabetes melitus yang dikarenakan oleh genetik/turunan adalah dengan mengatur Faktor Lingkungan.

Faktor Penyebab Penyakit Diabetes Melitus

Lakukan perbaikan pada enam faktor penyebab penyakit diabetes melitus :

1. Makanan Yang Berlebih
Kebiasaan makan yang kurang sehat berpotensi mengakibatkan kegemukan atau obesitas. Kegemukan bisa menyebabkan tubuh seseorang mengalami resistensi terhadap hormon insulin. Lemak yang berlebih didalam tubuh akan bersaing dengan gula, akibatnya insulin akan terus diproduksi oleh organ pankreas. Dimana efeknya adalah organ pankreas menjadi kelelahan dan akhirnya rusak. Lakukan diet sehat, hindari makanan yang mengandung kadar gula tinggi.

2. Kurang Olahraga atau Aktivitas Fisik
Pada saat tubuh berolahraga atau melakukan aktivitas/gerakan, maka sejumlah gula akan “dibakar” untuk dijadikan energi. Sehingga jumlah gula dalam tubuh akan berkurang dan dengan demikian kebutuhan akan hormon insulin juga berkurang. Lakukan olahraga secara rutin minimal 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu. Dan olahraga yang paling murah tapi menyehatkan adalah berjalan kaki dan jogging.

3. Mengkonsumsi Makanan Berlemak Tinggi
Tidak hanya makanan yang memiliki lemak tinggi, makanan yang memiliki kadar gula dan karbohidrat tinggi pun diyakini memberi kontribusi yang cukup tinggi untuk seseorang mudah terserang penyakit diabetes melitus.

Makanan Berlemak Tinggi

Penjelasannya sederhana, tingginya lemak dalam tubuh akan membuat persaingan antara sel lemak dan zat gula untuk mendapatkan insulin semakin tinggi sehingga insulin akan terus diproduksi oleh pankreas (seperti dijelaskan pada point satu). Sedangkan asupan gula yang tinggi menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Kombinasi kondisi tersebut akan semakin memperparah proses metabolisme tubuh, sehingga potensi terjangkitnya penyakit diabetes melitus semakin besar. Hindari makanan cepat saji atau fast food yang menyajikan makanan berlemak dan tidak sehat.

4. Stres Jangka Panjang
Stress berat bisa mengganggu keseimbangan berbagai hormon dalam tubuh, saat stres datang tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud agar proses metabolisme tubuh berjalan lancar. Namun, jika gula darah terus dipicu karena stres berkepanjangan, maka akan merusak tubuh.

Belajarlah untuk berpola hidup santai walau dalam keadaan serius, jika ada masalah bicaralah dengan sahabat terdekat, tidak lupa meminta petunjuk kepada Tuhan sebagai sumber solusi kehidupan.

5. Merokok
Merokok Membunuhmu
Rokok adalah kenikmatan yang membawa petaka, dan sudah tidak ada lagi yang memungkiri kalau rokok adalah sumber segala penyakit. Seorang endokrinologi dari New Delhi, Dr Sanjeev Bhambani menjelaskan "Merokok dan diabetes adalah kombinasi yang mematikan. Merokok akan mempersempit dan merusak pembuluh darah Anda, menurunkan aliran darah ke seluruh tubuh sehingga akan mengurangi pasokan oksigen ke organ vital dan jaringan lainnya. Merokok juga akan meningkatkan kadar glukosa darah yang akan memperparah penyakit diabetes".

"Merokok akan merusak pembuluh darah dan sirkulasi darah. Hampir 95% penderita diabetes yang membutuhkan amputasi adalah perokok," tegasnya.

Jadi mulai dari sekarang kebiasaan merokok harus segera dihentikan, atau setidaknya mulai mengurangi menghisap asap rokok dan memberikan deadline kapan kebiasaan merokok bisa dihentikan secara total.

6. Kurang Tidur
Tidur yang baik dan sehat adalah tidur yang berkualitas, dimana pada saat bangun tidur badan terasa segar dan siap untuk melakukan aktivitas. Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme menjadi terganggu.

Para ahli dari University of Chicago melakukan riset bahwa kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik. Ini berarti risiko terhadap penyakit diabetes melitus meningkat. Tidurlah tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.

Tuntutan terhadap pola hidup yang lebih baik adalah sebuah keharusan, terlepas suka atau tidak suka ke enam faktor penyebab penyakit diabetes melitus sudah menjadi gaya hidup masyarakat perkotaan. Kurang tidur, makan tidak dijaga, merokok gak karuan ditambah stressss...

Yuk kita rubah perlahan-lahan pola hidup kita, sebelum terasa gejala penyakit diabetesnya. Menjaga kesehatan dimasa muda adalah investasi kebahagiaan dimasa tua.. 

Be Smart, Be Healty..!!

Postingan terkait: